Desa Kreatif Jadi Andalan Baru RI: Menteri Riefky Dorong Aktivasi Massal untuk Genjot Ekonomi Inklusif 2026!
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk...
Hari ini, Selasa 16 Juni 2026, umat Islam di seluruh dunia memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah, yang menandai awal Tahun Baru Islam. Penetapan ini didasarkan pada rukyah hilal yang berhasil dilakukan di berbagai negara, termasuk Arab Saudi. Mahkamah Agung Saudi mengumumkan sighting bulan sabit Muharram pada Senin malam (15 Juni 2026), sehingga Selasa menjadi hari pertama bulan Muharram 1448 H menurut kalender Umm al-Qura.
Di Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026, yang sekaligus menjadi hari libur nasional. Penetapan ini mengacu pada prinsip wilayatul hukmi dan perhitungan astronomi, meskipun ada perbedaan kecil seperti dari Lembaga Falakiyah PBNU yang menyebut Rabu 17 Juni berdasarkan metode istikmal. Secara keseluruhan, umat Islam Indonesia merayakannya secara serentak dengan penuh khidmat.
Perayaan di tanah air berlangsung meriah di berbagai daerah. Di Bekasi, misalnya, ribuan warga antusias menggelar pawai obor menyambut tahun baru Islam, sebagai wujud syiar, kebersamaan, dan pelestarian tradisi keagamaan. Acara serupa juga digelar di wilayah lain, disertai tabligh akbar, peluncuran kalender Hijriah, dan kegiatan sosial seperti bazar UMKM.
Secara global, perayaan tak kalah semarak. Di Masjidil Haram, Saudi Arabia, digelar upacara pergantian Kiswah Ka'bah setelah salat Isya, yang menarik ribuan jamaah. Menara jam Abraj Al-Bait turut menyala dengan motif bulan sabit dan kalimat-kalimat Islami. Di Nigeria, Sultan Sokoto mengumumkan hari libur dan mendorong umat untuk berdoa, sementara Muslim di berbagai belahan dunia saling berbagi doa untuk perdamaian, iman, dan kemakmuran.
Muharram, sebagai bulan suci pertama dalam kalender Hijriah, membawa makna mendalam tentang hijrah—bukan hanya perpindahan fisik Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah, tapi juga perubahan spiritual, muhasabah diri, dan pembangunan peradaban yang berkeadaban. Kemenag RI menekankan momen ini sebagai kesempatan memperkuat iman, taqwa, dan kepedulian sosial di tengah tantangan zaman.
Banyak tokoh dan lembaga mengajak umat untuk menjadikan 1 Muharram sebagai momentum refleksi dan perbaikan. Mulai dari niat baik, menjaga ukhuwah, hingga menebar kebaikan. Bulan ini juga membuka jalan menuju peringatan Ashura pada 10 Muharram (diperkirakan 25 Juni 2026), yang sarat dengan nilai kesabaran dan keikhlasan.
Pergantian tahun Hijriah ini datang di tengah harapan umat Islam untuk tahun yang lebih baik, penuh berkah, kesehatan, dan kedamaian. Baik di Indonesia maupun internasional, semangat kebersamaan dan syukur menjadi tema utama perayaan hari ini.
Sumber Berita Utama:
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk...
Pada Jumat, 12 Juni 2026, pasar keuangan Indonesia menunjukkan sinyal pemulihan sementara meski tekanan eksternal dan do...
Film horor Indonesia kembali membuktikan dominasinya di bioskop tanah air. Danur: The Last Chapter, sekuel keempat dari...
💬 Komentar Pengunjung (0)