Kembali ke Berita
23 September 2026

NASA Temukan Kawah Baru di Bulan, Lebarnya Sekitar 222 Meter

NASA Temukan Kawah Baru di Bulan, Lebarnya Sekitar 222 Meter

NASA telah menemukan kawah baru di Bulan yang bernama McGetchin. Kawah ini terbentuk akibat tumbukan asteroid dengan Bulan. Penemuan ini merupakan hasil dari survei NASA atas permukaan Bulan.

Menurut informasi, kawah McGetchin adalah kawah terbesar yang pernah ditemukan di Bulan. Lebarnya kawah ini mencapai sekitar 222 meter. Penemuan ini menunjukkan bahwa Bulan masih memiliki misteri yang belum terungkap.

Penelitian NASA atas Bulan telah berlangsung selama beberapa dekade. Dengan menggunakan teknologi canggih, NASA berhasil menemukan berbagai fenomena di Bulan, termasuk kawah baru seperti McGetchin.

Penemuan kawah McGetchin ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih lengkap tentang sejarah Bulan. Dengan demikian, penelitian tentang Bulan akan semakin mendalam dan menghasilkan penemuan yang lebih menarik.

NASA akan terus melakukan penelitian atas Bulan untuk menemukan kawah-kawah baru lainnya. Dengan demikian, kita dapat lebih mengenal tentang Bulan dan sejarahnya.

Sumber Berita Utama: Klik Disini Untuk Membaca

Bagikan:

💬 Komentar Pengunjung (0)

Username disimpan di browser untuk memudahkan Anda berkomentar kembali.
Belum ada komentar disetujui. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Mungkin Anda Suka

Berita Terkait

Inovasi Militer Inggris-Amerika: Drone Bawah Laut Tembak Torpedo dengan Akurasi Tinggi

Inovasi Militer Inggris-Amerika: Drone Bawah Laut Tembak Torpedo dengan Akurasi Tinggi

Kemajuan teknologi militer Inggris-Amerika terlihat dengan suksesnya tembakan torpedo dari drone bawah laut. Inovasi ini...

Indonesia Wajib Berani Kuasai Produksi EV ASEAN untuk Dominasi Pasar

Indonesia Wajib Berani Kuasai Produksi EV ASEAN untuk Dominasi Pasar

Indonesia harus berani melangkah untuk menguasai produksi EV ASEAN dan meningkatkan dominasi pasar.

Meta Dituduh Menggunakan Foto Pengguna untuk Teknologi Pengenalan Wajah Universal

Meta Dituduh Menggunakan Foto Pengguna untuk Teknologi Pengenalan Wajah Universal

Sekelompok keluarga di AS menggugat Meta karena diduga menggunakan foto Facebook untuk teknologi pengenalan wajah.